Monday, 9 June 2014

Consistency and Standards – duniapetir.com

Posted by Unknown

      Konsistensi dan standar pada sebuah website haruslah digunakan pada setiap halaman website, jangan sampai setiap halaman mempunyai karateristika yang berbeda setiap halamannya, yang mmbuat pengguna menjadi tidak nyaman menggunakannya.

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang Consistency and standards pada website duniapetir.com 
 
Ada dua poin yang saya akan bahas :
1. Pengunaan huruf besar pada suatu kata.
Produk pada sebelum  footer website

Kata-kata tersebut mengandung huruf kapital pada setiap hurufnya, penggunaan huruf kapital pada setiap huruf akan menimbulkan persepsi yang berbeda-beda pada pengguna.

Severe Ratings = 2

       2. Gambar yang tidak dilabeli dengan judul
 
Gambar pada halaman arrester

Terlihat gambar tersebut belum diberi judul, padahal pada menu produk gambar-gambarnya telah di beri judu, konsistensi perlu diperlukan dalam memberikan judul pada gambar untuk memudahkan pengguna dalam membaca.  

Severe Ratings = 2 
Saran :

1.        Seharusnya standar dan konsistensi perlu ditekankan, jangan menggunakan huruf kapital pada suatu kata atau kalimat kecuali ada pesan yang ingin disampaikan melalui huruf kapital tersebut karena akan menimbulkan persepsi-persepsi yang berbeda pada pengguna

2.     Pada gambar usahakan harus mempunyai judul untuk memudahkan pengguna dalam membaca sebuah halaman.

Keterangan Severe Ratings (Nielsen 1995):

0 = Bukan masalah
1 = Masalah yang tidak terlalu penting
2 = Minor usability problem. Perlu diperbaiki dengan prioritas rendah.
3 = Major usability problem. Sangat perlu diperbaiki  dengan prioritas tinggi.
4 = Usability catastrophe.  Masalah yang sangat besar, perlu penanganan dengan
      prioritas paling tinggi

User Control and Freedom – duniapetir.com

Posted by Unknown

       Dalam melakukan aksi terhadap suatu web, pengguna dapat memilih aksi secara bebas dan melakukan task sesuai dengan kebutuhannya. Pengguna harus dapat mengambil keputusannya sendiri berkaitan task yang sedang dilakukan, apabila terjadi kesalahan sistem harus dapat memiliki siste undo dan redo pada task , agar pengguna dapat kembali ke kondisi task sebelumnya .

Pada kesempatan ini saya akan membahasa User control and freedom pada website duniapetir.com

Dalam penerapannya website duniapetir.com sudah meiliki breadcrumb pada menu setiap halamannya, hal ini memudahkan pengguna untuk mengontrol kembali ke halaman atau menu selanjutnya .
 
Breadcrumb pada halaman referensi terkai penangkal petir.

Ketika kata penangkal petir diklik pada breadcrumb halaman berubah menjadi halaman home, seharusnya halaman penangkal petirlah yang di tuju, ini menandakan klasifikasi halaman pada breadcrumb masih salah.

Saran :
Fungsi breadcrumb harus diperbaiki dengan memperhatikan tingkat breadcrumb misalnya
Home >> Penangkal Petir >> Referensi Terkait Penangkal Petir Home berad pada tingkat 1, penangkal petir pada tingkat 2, dan referensi terkait penangkal petir pada tingkat 3 
Ketiga breadcrumb tersebut harus menuju pada halaman yag berbeda-beda 

Severe Ratings = 2
Keterangan Severe Ratings (Nielsen 1995):
0 = Bukan masalah
1 = Masalah yang tidak terlalu penting
2 = Minor usability problem. Perlu diperbaiki dengan prioritas rendah.
3 = Major usability problem. Sangat perlu diperbaiki  dengan prioritas tinggi.
4 = Usability catastrophe.  Masalah yang sangat besar, perlu penanganan
      dengan prioritas paling tinggi






Match Between System and The Real World – duniapetir.com

Posted by Unknown

         Sistem seharusnya mengikuti pola tata bahasa yang baik dan mampu dimengerti pengguna, karena dengan tata bahasa yang baik akan menarik pengguna untuk lebih lanjut menggunakan web tersebut.

Kali ini saya akan membahas Match between system and the real world pada website duniapetir.com

Pertama kali saya mengunjungi web ini, ketertarikan saya untuk labih lanjut menggunakan web ini seketika hilang, ada yang tidak pas dengan nama judul beserta deskripsi nya. Penamaan judul yang terlalu panjang dan sangat tidak efisien tidak mampu menyampaikan pesan yang terkandung dalam judul website  tersebut.

Tampilan judul webste  duniapetir.com

Terlihat judul beserta deskripsi yang terlalu panjang, sehingga makna dan kesan terhadap pengguna menjadi tak tersampaikan .

Saran :
Seharusnya penamaan terhadap judul lebih diperhatikan dengan menggunakan judul yang menarik dan mudah diingat oleh pengguna . sebagai contoh ;
Penangkal Petir Surabaya
“Solusi terbaik dan terlengkap untuk penangkal petir anda”

Severe Ratings = 2
Keterangan Severe Ratings (Nielsen 1995):
0 = Bukan masalah
1 = Masalah yang tidak terlalu penting
2 = Minor usability problem. Perlu diperbaiki dengan prioritas rendah.
3 = Major usability problem. Sangat perlu diperbaiki  dengan prioritas tinggi.
4 = Usability catastrophe.  Masalah yang sangat besar, perlu penanganan
      dengan prioritas paling tinggi


Visibility of System Status – duniapetir.com

Posted by Unknown

        Pada prinsip ini perlu ditekankan visibilitas ketika user melakukan aksi pada web tersebut. Dimana, dengan hanya melihat, pengguna dapat mengetahui status sistem dan aksi alternatif yang bisa dipilih. Hal ini akan memudahkan user dalam membedakan aksi-aksi yang mereka sedang lakukan dalam web tersebut. 

Pada poin ini saya akan membahas Visibility of system status pada website duniapetir.com 

Ketika anda sedang berada pada suatu halaman pada web, pasti anda akan bisa membedakan halaman web yang sedang anda pilih dengan halaman yang sedang tidak dipilih. Jika tidak pengguna akan kebingungan untuk melakukan aksi selanjutnya, karena pengguna tidak tahu status aksi yang sedang dia lakukan.

Tampilan Halaman produk yang sedang dipilih pada web

Tampilan Halaman profil yang sedang pada web

Sekilas pada kedua halaman tersebut tidak adanya perbedaan tampilan menu yang memperlihatkan antara menu yang sedang  dipilih dengan menu yang sedang tidak dipilih, pada menu produk yang sedang dipilih dengan menu yang sedang tidak dipilih. Begitu juga yang terjadi pada halama profil.

Saran : 
Seharusnya pada menu navigation diberikan hover agar pengguna tahu status menu yang dia pilih melalui penglihatan tanpa perlu membaca penjelasan penamaan menu pada setiap halaman, sebagai contoh :
Gallery hover menu
 
Severe Ratings = 3
Keterangan Severe Ratings (Nielsen 1995):
0 = Bukan masalah
1 = Masalah yang tidak terlalu penting
2 = Minor usability problem. Perlu diperbaiki dengan prioritas rendah.
3 = Major usability problem. Sangat perlu diperbaiki  dengan prioritas tinggi.
4 = Usability catastrophe.  Masalah yang sangat besar, perlu penanganan
      dengan prioritas paling tinggi

Tuesday, 13 May 2014

Evaluasi dalam IMK

Posted by Unknown

         

       Evaluasi adalah sebuah proses yang secara sistematis mengumpulkan data yang menginformasikan kepada kita tentang pendapat seseorang atau sekelompok user mengenai pengalamannnya menggunakan sebuah produk untuk sebuah tugas tertentu dalam sebuah lingkungan tertentu. Evaluasi digunakan untuk melihat apakah hasil rancangan dengan proses uji coba system yang telah dibuat sesuai dengan permintaan pengguna (user). Proses ini tidak dikerjakan dalam satu fase proses perancangan tetapi melalui perancangan dengan prinsip life cycle, dengan hasil dari evaluasi dikembalikan untuk memodifikasi perancangan.Kegiatan evaluasi suatu software atau tampilan merupakan kegiatan yang dihindari karena akan menambah waktu pengembangan dan biaya. 

Tujuan Evaluasi

  1. Melihat seberapa jauh system berfungsi . Evaluasi pada tahap ini meliputi pengukuran unjuk kerja dari user pada system, untuk melihat keefektifan system dalam mendukung tugas
  2. Melihat efek interface bagi pengguna. Mencakup pertimbangan aspek dari kemudahan system dipelajari, usability dari perilaku user
  3. Mengidentifikasi problem khusus yang terjadi pada system. Ketika penggunaan suatu konteks memberikan hasil yang tidak diinginkan, atau terjadi kekacauan di antara user. Tujuan ini merupakan aspek negatif dari desain.

 

Mengapa Evaluasi Dibutuhkan

  1. Desainer tidak dapat berasumsi bahwa orang lain seperti dirinya, dan mengikuti design guidelines menjamin bahwa karyanya pasti bagus
  2. Evaluasi dibutuhkan untuk memeriksa apakah user dapat menggunakan produk tersebut dan menyukainya 
  3. Evaluasi kepuasan penggunaan terhadap sebuah produk dapat dilakukan menggunakan kuesioner dan atau interview 
  

Jenis - Jenis Evaluasi

ada dua jenis utama dari evaluasi. yaitu yang dilaksanakan pada kondisi laboratorium dan yang dilaksanakan pada lingkungan kerja atau lapangan .
  1. Dalam kondisi percobaan (Laboratory)
  2. Dalam kondisi lokasi kerja sebenarnya
  3. Participatory Design

 

Mengevaluasi Perancangan

Evaluasi terjadi setelah proses perancangan. Evaluasi pertama system idealnya dilakukan sebelum implementasi dimulai. Jika perancangan di evaluasi, kesalahan dapat dihindari karena perancangan di ubah atau diperbaiki sebelumnya. Sejumlah metode dibat untuk mengevaluasi perancangan sebelum implementasi, yaitu :
  1. Cognitive Walkthrough
  2. Heuristic Evaluation
  3. Review Based
  4. Model Based 
untuk lebih jelasnya silahkan download PDF nya disini

Mengevaluasi Implementasi

 Perbedaan yang besar dengan evaluasi perancangan adalah keberadaan implementasi system yang ada dalam berbagai bentuk. Hal ini dapat dimulai dari simulasi kemampuan interaktif system, sebagai contoh Wizard of Oz, melalui fungsi prototype dasar sampai dengan system yang telah diimplementasi secara keseluruhan. metode-metode nya dalah

  1. Metode Empirik : Evaluasi Eksperimen
  2. Perancangan Eksperimen
  3. Pengukuran Statistik
  4. Teknik Observasi
  5. Teknik Query
untuk lebih jelasnya dalam metode evaluasi implementasi silahkan download PDF nya disini 

Monday, 12 May 2014

Military Strength Of Korea

Posted by Unknown

            Kali ini saya akan memaparkan dan membandingkan dua poros kekuatan militer negara yang termasuk paling maju di Asia yaitu Korea Selatan dan Korea Utara. Ya, tidak dipungkiri lagi memang kedua negara ini terkenal dengan permasalahan konflik yang masih berlanjut walaupun kedua negara ini memliki ras yang sama dan letak geografis yang berdekatan. konflik ini berawal ketika terjadinya "Perang Korea" pada tanggal 25 Juni 1950 sampai 27 Juli 1953, perang ini dilatarbelakangi perbedaan ideologi antara kedua negara tersebut, Korea Selatan menganut Paham Kapitalis sedangkan Korea Utara memiliki Paham Komunis. Perang tersebut semakin besar karena adanya campur tangan oleh Amerika Serikat dengan Sekutunya bersama Korea Selatan melawan Komunis Republik Rakyat Cina dan Uni Soviet bersama Korea Utara.

Dalam tulisan ini saya akan mendeskripsikan kekuatan militer kedua negara tersebut dengan infografik menarik dan colorfull.

Untuk perbandingan, negara korea utara dan Korea Selatan merupakan negara yang juga diperhitungkan dalam segi kekuatan militer di mata dunia, karena Korea selatan berada pada peringkat 9 di dunia dan , sedangkan Korea Selatan berada pada peringkat 23 di dunia.. Untuk lebih jelasnya mari lihat grafik indeks Global Power Fire kekuatan militer Korea Selatan dan Korea Utara dengan negara-negara besar dengan kekuatanmiliter yang berada di peringkat atas.


Daftar GFP memanfaatkan lebih dari 50 faktor untuk menentukan skor Power Index masing-masing negara, jika power index mendekati angka 0, maka semakin tinggi peringkat negara tersebut 

Sebagai acuan perbandingan kekuatan, saya hanya membandingkan Power Index dari ManPower , Land Systems, Air Power dan Naval Power dari kedua negara tersebut.


Manpower 
Dari kekuatan Manpower Korea Selatan menang dibandingkan Korea Utara, Total populasi Korea Selatan Lebih besar dua kali lipat dibandingkan korea utara, begitu juga dengan ketersedian Manpower Korea Selatan lebih banyak. 

Land Systems
Kekuatan darat dari kedua negara tersebut pun menarik, Korea Utara menang dari jumlah Tank perangnya, malah hampir tiga kali lebih besar di bandingkan Korea Selatan. Pada index lainnya Kedua negara tersebut hampir berimbang dari Armored Fighting Vehicles, Self-Propened Gums, Towed Artilery.


Air Power
Dari sisi Angkatan Udara Korea Selatan masih mendominasi kekuatan tempur mereka atas Korea Selatan, Jumlah Aircraft, Transport Aircraft, dan Total Helicopter lebih banyak dibandingkan Korea Utara. Akan tetapi pada Jumlah Fighter Korea Utara unggul sedikit lebih banyak Atas Korea Selatan.

Naval Power
Angkatan Laut Korea Utara memang terkenal kuat, karena jumlah kapal perang mereka yang banyak. Dapat dilihat bahwa perbedaan Jumlah Naval Ship, Submarines Korea Utara jauh lebih banyak dari Korea Selatan. Pada Frigates dan Mine Warfare kedua negara tersebut perbedaan jumlahnya tidaklah terlalu besar.

Dari pemaparan yang telah di jelaskan tidak dipungkiri bahwa Korea Selatan dan Korea utara merupakan salah satu kekuatan di Asia, bahkan cukup diperhitungkan di dunia. Dengan jumlah populasi yang lebih sediki dibandingkan negara negara besar lainnya, kedua negara tersebut dapat membangun kekuatan militer yang tangguh.